Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Anggota Komisi I DPRD Kukar, Hairendra, menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat lanjut usia (lansia) agar benar-benar diperhatikan pemerintah. Menurutnya, kebutuhan lansia sering kali terabaikan, padahal kelompok ini juga berhak mendapat perhatian lebih.
Ia menyebut, perhatian yang diberikan kepada lansia di Loa Janan merupakan langkah positif. Namun, ia mengingatkan agar program yang ada tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Harus ada tindak lanjut yang konkret dan berkelanjutan.
“Lansia di Kukar harus diperhatikan lebih lagi, khususnya dari sisi pendataan. Program juga harus dibuat lebih rapi dan efektif supaya tepat sasaran,” ujar Hairendra.
Ia menilai, pendataan yang akurat sangat penting agar program benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan. Tanpa data yang rapi, ia khawatir masih banyak lansia yang terlewat dari bantuan.
Menurut Hairendra, salah satu aspirasi lansia adalah keinginan untuk tetap aktif dan berdaya. Mereka ingin tetap berkegiatan, bersosialisasi, dan menjaga semangat hidup di usia senja.
“Adapun aspirasi lansia adalah, mereka ingin tetap aktif, tetap berkegiatan dan bisa beraktivitas terus sehingga bisa bahagia,” jelasnya.
Ia menyambut baik inisiatif pemerintah melalui program Rp150 juta per RT yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lansia. Program itu dinilai dapat membuka ruang agar mereka tetap terlibat dalam aktivitas positif di lingkungan masing-masing.
Jika program tersebut berjalan baik, kata Hairendra, lansia bisa tetap merasa dihargai. Mereka tidak hanya diam di rumah, tetapi tetap memiliki wadah untuk berinteraksi dengan masyarakat.
Ia juga berharap, program untuk lansia tidak hanya menyentuh mereka yang masih sehat dan aktif, tetapi juga yang sudah tidak sanggup datang ke posyandu.
“Harus ada layanan jemput bola, agar semua lansia benar-benar terlayani,” tandasnya. (Hf/Adv)

