Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Angka stunting masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah, termasuk Kutai Kartanegara (Kukar). Persoalan ini dianggap menyangkut masa depan generasi penerus, sehingga tidak bisa dipandang sebelah mata.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menegaskan penurunan stunting harus menjadi prioritas bersama. Ia menilai, program keluarga berencana bisa menjadi pintu masuk agar keluarga lebih terencana dan anak-anak tumbuh sehat.
“Harapan kita ke depan, angka stunting bisa terus diturunkan. Karena program keluarga berencana pada dasarnya adalah bagaimana sebuah keluarga bisa direncanakan dengan baik,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).
Menurut Ahmad Yani, keluarga yang terencana dengan baik akan lebih mudah menciptakan suasana bahagia dan sejahtera. Dari kondisi itu, lahirlah generasi yang sehat, tangguh, dan berintegritas.
Ia juga menekankan, DPRD tidak tinggal diam dalam menyikapi masalah ini.
Dari sisi kebijakan maupun penganggaran, pihaknya siap mendukung penuh setiap program yang menyasar penurunan stunting di Kukar.
“Kalau ada yang berkaitan dengan penganggaran, pasti akan kita dukung dan menjadi prioritas,” tegasnya.
Ahmad Yani menambahkan, keberhasilan menekan angka stunting tidak bisa dicapai hanya lewat kegiatan seremonial. Program harus benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan agar dampaknya bisa dirasakan langsung.
Menurutnya, kerja sama semua pihak menjadi kunci utama. Pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat perlu berjalan seiring agar upaya ini membawa hasil nyata.
“Semua itu dibangun dari dalam keluarga,” sambungnya.
Ia mengingatkan bahwa stunting tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.
Jika angka stunting dapat ditekan, Kukar akan memiliki generasi yang lebih berkualitas dan berdaya saing di masa depan.
“Intinya, bagaimana keluarga bisa hidup bahagia dan sejahtera. Maka generasi penerus pun akan tumbuh sehat,” tutup Yani. (Hf/Adv)

