Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kukar Soroti Minimnya Fasilitas Rumah Aman bagi Korban Kekerasan
    Advertorial

    DPRD Kukar Soroti Minimnya Fasilitas Rumah Aman bagi Korban Kekerasan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraAgustus 16, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kukar Sri Muryani. (Hf)

    Halonusantara.id, KUTAI KARTANEGARA – Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Sri Muryani, menyoroti kondisi rumah aman bagi korban kekerasan yang dinilai belum layak dan tidak memberikan rasa nyaman.

    Dalam peninjauan beberapa waktu lalu, Sri menemukan rumah aman tersebut hanya berupa bangunan fisik tanpa fasilitas memadai. Ia menyebut tidak ada tempat tidur, dapur yang layak, maupun kamar mandi yang berfungsi baik.

    “Bangunannya ada, tapi dalamnya kosong. Tidak ada tempat tidur, WC rusak, dapur pun tidak layak. Ini jelas perlu dibenahi,” tegasnya, Jumat (16/8/2025).

    Sri menilai kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat rumah aman seharusnya menjadi tempat perlindungan sementara bagi korban kekerasan. Ia meminta Pemkab Kukar segera meninjau ulang dan melengkapi fasilitas sesuai standar.

    Lebih jauh, ia menyinggung persoalan ketimpangan gender yang masih memengaruhi kualitas pembangunan manusia di Kukar. Menurutnya, program pemberdayaan perempuan selama ini sering dipandang sebelah mata dan hanya sebatas pelatihan.

    “Pemerintah seolah menganggap program untuk perempuan hanya sebatas pelatihan. Padahal, ada masalah besar seperti kasus kekerasan yang terus meningkat,” ujarnya.

    Sri menegaskan, kesetaraan gender harus diwujudkan bukan hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam implementasi nyata di lapangan. Perhatian terhadap perempuan, lanjutnya, bukan sekadar empati, melainkan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia yang adil dan seimbang.

    “Kalau bicara pembangunan, jangan hanya fisik. Pembangunan itu juga menyangkut manusianya, terutama yang rentan seperti perempuan dan anak,” jelasnya.

    Ia berharap ke depan Pemkab Kukar lebih serius membangun fasilitas sosial, termasuk rumah aman, yang benar-benar menjadi simbol perlindungan, bukan sekadar formalitas.

    “Allah saja menunjukkan bahwa perempuan dan laki-laki itu sama derajatnya. Jadi jangan pernah abaikan hak-hak mereka,” pungkas Sri. (Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.