Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda Soroti Pendataan Bansos Usai Meninggalnya Siswa SMKN 4
    Advertorial

    DPRD Samarinda Soroti Pendataan Bansos Usai Meninggalnya Siswa SMKN 4

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 6, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – DPRD Kota Samarinda meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan bantuan sosial setelah meninggalnya seorang siswa SMKN 4 Samarinda yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

    Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menilai peristiwa tersebut tidak hanya menjadi musibah bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi gambaran masih adanya persoalan dalam penyaluran bantuan sosial yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran.

    “Ini harus menjadi evaluasi bersama. Pemerintah perlu memastikan pendataan bantuan sosial benar-benar akurat agar masyarakat yang membutuhkan tidak terlewat,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

    Menurutnya, lemahnya proses verifikasi dan pembaruan data di lapangan menjadi salah satu penyebab masih adanya warga kurang mampu yang belum masuk dalam daftar penerima bantuan pemerintah.

    Ia menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala agar kondisi masyarakat yang mengalami perubahan ekonomi dapat segera terakomodasi dalam program bantuan sosial.

    “Validitas data sangat penting. Jangan sampai warga yang memang membutuhkan justru tidak tercatat dalam sistem bantuan,” tegasnya.

    Kasus tersebut menimpa Mandala Rizky Syahputra (16), siswa kelas XI SMKN 4 Samarinda, yang meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) dini hari. Korban diketahui mengalami infeksi yang diduga berkaitan dengan penggunaan sepatu sekolah yang sudah tidak sesuai ukuran.

    Karena keterbatasan ekonomi keluarga, korban disebut tetap menggunakan sepatu lama meski ukurannya lebih kecil. Kondisi itu diduga menyebabkan luka yang semakin memburuk, terutama saat menjalani kegiatan magang dengan aktivitas berdiri dalam waktu lama.

    Diketahui pula bahwa keluarga korban belum tercatat sebagai penerima bantuan sosial pemerintah meski berada dalam kondisi ekonomi terbatas.

    Ismail menilai kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial dan memastikan masyarakat rentan mendapatkan perhatian yang layak.

    Ia juga menegaskan bahwa meski pengelolaan sekolah menengah kejuruan berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, pemerintah kota tetap memiliki tanggung jawab dalam memperhatikan kondisi warganya.

    “Ini bukan hanya persoalan kewenangan administratif, tetapi juga tanggung jawab bersama dalam memastikan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    DPRD Samarinda Soroti Peredaran Narkoba di Gang Langgar, Minta Pemberantasan Dilakukan Menyeluruh

    Mei 18, 2026

    Relokasi Pergudangan ke Palaran Dinilai Jadi Solusi Kemacetan Samarinda

    Mei 12, 2026

    DPRD Samarinda Minta Polemik Izin Gereja Toraja Diselesaikan Secara Bijak

    Mei 11, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,498 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.