Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Soroti Ketimpangan PNBP, Kaltim Tak Nikmati Hasil Sumber Daya
    Advertorial

    DPRD Soroti Ketimpangan PNBP, Kaltim Tak Nikmati Hasil Sumber Daya

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 16, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda — Meskipun menjadi salah satu penopang utama penerimaan negara dari sektor tambang dan kehutanan, Provinsi Kalimantan Timur justru belum mendapat bagian dari Dana Bagi Hasil (DBH) untuk dua sektor strategis tersebut. Kondisi ini menuai kritik tajam dari kalangan legislatif daerah.

    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyuarakan ketidakadilan yang dialami daerah penghasil seperti Kaltim. Ia mengungkapkan bahwa kontribusi Kaltim terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) nasional sangat besar, namun tidak diimbangi dengan kompensasi yang layak dari pemerintah pusat.

    “Kontribusi Kaltim begitu besar, tapi tidak ada pembagian hasil untuk daerah penghasil. Ini jelas tidak adil,” tegas Firnadi.

    Ia merinci bahwa sepanjang tahun 2024, PNBP dari Penjualan Hasil Tambang (PHT) secara nasional mencapai Rp 32,68 triliun. Dari jumlah itu, Kaltim menyumbang lebih dari separuhnya, yaitu Rp 18,52 triliun. Namun sayangnya, tidak satu rupiah pun yang kembali ke kas daerah dalam bentuk DBH.

    Situasi serupa terjadi pada sektor kehutanan. Firnadi menjelaskan, PNBP dari Penggunaan Kawasan Hutan (PKH) nasional mencapai Rp 3,21 triliun, sementara Kaltim menyumbang sekitar Rp 1,9 triliun. Lagi-lagi, tanpa distribusi hasil untuk daerah.

    Firnadi menilai pentingnya dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Kaltim yang selama ini berjuang agar DBH dari PHT dan PKH bisa masuk ke dalam pos pendapatan daerah.

    “Upaya ini bukan sekadar soal fiskal, tapi soal keadilan. Kalau daerah penghasil hanya menjadi penonton, lalu siapa yang sebenarnya diuntungkan?” ungkapnya

    Ia pun mendesak pemerintah pusat agar segera mengevaluasi skema distribusi PNBP. Menurutnya, pembagian yang lebih adil tidak hanya akan memperkuat keuangan daerah, tetapi juga menciptakan preseden positif bagi provinsi lain yang mengalami nasib serupa.

    “Ini bisa jadi tonggak sejarah baru. Jika DBH itu berhasil diperjuangkan, maka akan membuka jalan bagi provinsi lain yang mengalami hal serupa,” pungkas Firnadi. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.