Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Dua Akademisi Luar Daerah Jadi Dewan Pengawas RSUD, Darlis : Banyak SDM Lokal Yang Berkompeten
    Advertorial

    Dua Akademisi Luar Daerah Jadi Dewan Pengawas RSUD, Darlis : Banyak SDM Lokal Yang Berkompeten

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraNovember 28, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi. (Foto : Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti penunjukan dua akademisi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar sebagai anggota Dewan Pengawas RSUD di Kaltim.

    Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menilai kebijakan ini mengabaikan potensi SDM lokal yang kompeten dan bisa berpeluang mengisi posisi strategis tersebut.

    Kebijakan tersebut disampaikan melalui Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1./K.94/2025 tentang penunjukan Syahrir A. Pasinringi sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda, sedangkan nama kedua yakni Fridawaty Rivai sebagai Dewan Pengawas RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan melalui SK Nomor 100.3.3.1/K.96/2025.

    Berdasarkan hasil SK tersebut, Darlis menyayangkan keputusan itu dengan melihat sisi kepentingan daerah dan aspek sosial. Ia menambahkan, seharusnya pemerintah daerah lebih memberi ruang kepada SDM lokal.

    “Apalagi jabatan setingkat dewan pengawas sektor kesehatan,” ucapnya.

    Menurutnya, kebijakan itu tidak melanggar PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, namun ia menegaskan bahwa Kaltim sebenarnya memiliki banyak figur berkompeten yang seharusnya bisa diprioritaskan.

    “SDM kita sangat memadai untuk posisi dewan pengawas,” tuturnya.

    Pemprov Kaltim seharusnya memberikan alasan perihal penunjukan akademisi dari luar daerah. Menurutnya, opsi perekrutan tenaga dari luar dapat dipakai jika kebutuhan spesifik tidak tersedia di Kaltim.

    “Seharusnya SDM lokal diberikan kesempatan lebih dulu,” pungkasnya.

    Ia menambahkan, DPRD Kaltim selama ini mendorong prioritas tenaga kerja lokal, sehingga pemerintah daerah diminta untuk memberi contoh serupa melalui kebijakan pengelolaan SDM. (Ngl/Adv/DPRDKaltim)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.