Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Ekti Imanuel Soroti ASN Mundur Karena Penempatan di Daerah Terpencil
    Advertorial

    Ekti Imanuel Soroti ASN Mundur Karena Penempatan di Daerah Terpencil

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 1, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel. (Antaranews.com)

    Halonusantara.id, Samarinda — Isu tentang aparatur sipil negara (ASN) yang mengundurkan diri karena enggan ditempatkan di kawasan terpencil kembali mencuat. Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi salah satu daerah yang sering terdampak fenomena tersebut, mendapat sorotan khusus dari Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel.

    Ekti menilai, fenomena ini mencerminkan lemahnya pemahaman sebagian calon ASN mengenai arti sesungguhnya dari pengabdian kepada negara. Mereka lebih memprioritaskan kenyamanan pribadi ketimbang komitmen terhadap tugas negara.

    “Sebenarnya itu kembali ke pribadi masing-masing. Ketika sudah dikasih penempatan tapi tidak mau, mungkin ada kegiatan lain yang menurut mereka lebih menjanjikan,” ucapnya.

    Lebih jauh, Ekti menegaskan bahwa menjadi ASN bukan sekadar soal upah atau fasilitas. Ia mengingatkan bahwa setiap ASN sudah terikat sumpah jabatan, yang semestinya dipegang teguh dalam menjalankan tugas, di mana pun ditempatkan.

    “Namanya ASN, ada sumpahnya. Kerja ini bukan soal besar kecilnya gaji, tapi di mana kita ditempatkan dan seberapa besar keinginan untuk membangun,” jelas Ekti.

    Ia pun menyoroti pentingnya membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal, khususnya di wilayah Mahulu. Menurut Ekti, ketergantungan terhadap ASN dari luar daerah hanya akan memperpanjang masalah penolakan penempatan di daerah terpencil.

    “Pendidikan untuk orang lokal harus ditingkatkan. Kalau terus mengandalkan orang luar, pasti akan terus begini. Harapannya, orang Mahulu sendiri yang membangun daerahnya,” ujarnya.
    Sebagai solusi jangka panjang, Ekti mendorong pemerintah daerah untuk berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi bagi masyarakat Mahulu. Upaya ini dinilai strategis untuk melahirkan SDM lokal yang memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan daerah.

    “Namanya ASN, ada sumpahnya. Kerja ini bukan soal besar kecilnya gaji, tapi di mana kita ditempatkan dan seberapa besar keinginan untuk membangun,” jelas Ekti.
    Dengan adanya SDM lokal yang kompeten, diharapkan penempatan ASN di wilayah terpencil tidak lagi menjadi persoalan, sekaligus mempercepat proses pembangunan di Mahulu. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,901 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,492 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.