Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Kaltim, Ananda Sebut Distribusi Belum Merata
    Advertorial

    Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Kaltim, Ananda Sebut Distribusi Belum Merata

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 29, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di Kalimantan Timur (Kaltim) telah menunjukkan hasil yang positif, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi anak dan menggerakkan sektor pertanian lokal. Namun, ketimpangan distribusi menjadi perhatian serius karena belum semua wilayah mendapat akses merata terhadap program ini.

    Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyoroti pentingnya pemerataan bantuan agar manfaat program bisa dirasakan oleh seluruh anak-anak di Kaltim, tanpa terkecuali.

    “Hasil evaluasi lapangan menunjukkan bahwa Program MBG memberikan dampak positif yang lebih luas daripada sekadar pemenuhan kebutuhan gizi anak,” ucapnya.

    Nanda, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa dampak positif juga dirasakan oleh para petani lokal yang menjadi bagian dari rantai pasokan makanan untuk program ini. Ia menyebut petani semakin aktif berkoordinasi dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menentukan komoditas yang ditanam.

    “Kami hadir disalah satu dapur MBG di Kukar yang setiap harinya memasak untuk 3.500 siswa. Dari situ, petani akhirnya sering berkoordinasi, misal petani bertanya, saya bagusnya tanam apa lagi ya,” terangnya.

    “Ini seperti membuka harapan diluar sayur yang mereka jual ke luar. Ini kemudian menjadi wadah untuk petani punya plan yang lebih baik,” tambahnya.

    Lebih jauh, Nanda menegaskan bahwa program ini harus mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi. Evaluasi yang dilakukan diharapkan menjadi dasar untuk menyusun langkah perbaikan yang konkret.

    “Program ini harus kita sambungkan pengawasannya kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Badan Gizi Nasional (BGN),” tandas Nanda.

    Dengan semangat kolaboratif dan evaluasi yang menyeluruh, diharapkan distribusi program MBG di Kaltim dapat lebih merata dan berdampak luas, tidak hanya pada anak-anak tetapi juga pada perekonomian lokal melalui sektor pertanian. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur kaltim
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 2025

    SPPG Polri di Samarinda Mulai Berjalan untuk Sukseskan Program MBG

    Oktober 23, 2025

    Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (HMTP UNMUL) Telah Menggelar Penutupan Kegiatan MINING STUDENT WEEK (MSW) 7.0

    Oktober 12, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,899 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,490 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.