Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Hairendra mengapresiasi langkah pemerintah dalam memberikan perhatian khusus kepada para lanjut usia (lansia) di Kecamatan Loa Janan.
Ia menyebut, kehadiran pemerintah baik kabupaten maupun provinsi dalam agenda bersama lansia adalah wujud nyata bahwa kebutuhan mereka mulai diakomodasi.
Menurut Hairendra, momen seperti ini jarang sekali dilakukan. Ia menilai, melibatkan lansia dalam sebuah acara dialog adalah bentuk penghargaan atas keberadaan orang tua yang telah berjasa dalam membangun daerah.
“Kami sangat mengapresiasi pada acara hari ini, karena jarang-jarang lansia kita dilibatkan dalam acara seperti ini dan diberikan perhatian lebih,” ucapnya saat mendampingi Bupati Kukar dalam dialog bersama ratusan lansia di Gedung BPU Kantor Kepala Desa Loa Janan Ulu, Sabtu (30/8/2025).
Politikus dari Dapil V tersebut menambahkan, Bupati Kukar telah menyampaikan sejumlah program yang akan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan para lansia.
Baginya, komitmen tersebut sangat penting karena banyak lansia di Loa Janan yang masih memerlukan perhatian khusus.
“Alhamdulillah, Bupati menyampaikan beberapa program ke depan akan lebih memperhatikan orang tua kita, para lansia di Desa Loa Janan Ulu,” jelasnya.
Ia berharap, program-program yang digagas pemerintah tidak hanya sekadar seremonial, tetapi benar-benar bisa menyentuh kehidupan sehari-hari para lansia. Sebab, kelompok ini harus diberikan ruang untuk tetap aktif, berdaya, dan bahagia di usia senja.
Hairendra juga menilai, sinergi antara pemerintah daerah, desa, hingga DPRD penting untuk memastikan kebutuhan lansia bisa terus terakomodasi.
“Kalau sinergi ini terjaga, saya yakin program untuk lansia bisa berjalan lebih baik,” katanya.
Apresiasi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan DPRD agar pemerintah terus konsisten memberikan perhatian kepada warga lanjut usia.
Ia mengingatkan bahwa lansia juga memiliki hak yang sama untuk mendapat fasilitas dari negara.
Ia menegaskan, ke depan, pemerintah harus lebih intensif menyiapkan program pemberdayaan. Lansia tidak hanya dipandang sebagai kelompok yang butuh bantuan, tapi juga bisa tetap aktif dan berkontribusi dalam lingkungannya. (Hf/Adv)

