Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Hasanuddin: Sekolah Hampir Roboh Masih Ditemukan di Daerah Terpencil
    Advertorial

    Hasanuddin: Sekolah Hampir Roboh Masih Ditemukan di Daerah Terpencil

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 23, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Ma’sud. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Ketimpangan pembangunan pendidikan antara kota dan desa menjadi sorotan serius Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Ma’sud. Ia menilai, kebijakan dan anggaran pendidikan selama ini terlalu berpusat di wilayah perkotaan, sementara kondisi sekolah di daerah terpencil masih jauh dari layak.

    “Masih ada anak-anak yang belajar tanpa meja dan kursi, bahkan dalam ruangan yang hampir roboh. Jumlah guru pun minim. Ini tidak bisa terus dibiarkan,” ucapnya.

    Hasanuddin memperingatkan bahwa dominasi pembangunan di kota bisa memperdalam jurang ketimpangan sosial di Kaltim, terutama dalam hal akses pendidikan yang berkualitas.

    Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kaltim seharusnya menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam penyusunan dan pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    “Kita bicara soal masa depan. Kalau sekolah di pinggiran terus-menerus tertinggal, maka generasi di sana akan semakin sulit mengejar ketertinggalan,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Hasanuddin menyebut penerapan kurikulum nasional yang seragam belum bisa diterapkan secara adil di daerah dengan keterbatasan fasilitas dan tenaga pendidik.

    “Di atas kertas, semuanya tampak ideal. Tapi kenyataan di lapangan berbeda. Banyak sekolah belum memiliki perangkat pendukung untuk menjalankan kurikulum dengan benar,” tuturnya.

    Melihat potensi fiskal Kaltim yang kuat, ia mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim untuk segera melakukan evaluasi dan pemetaan kebutuhan pendidikan di seluruh wilayah, termasuk daerah pelosok.

    “Jangan sampai anggaran pendidikan hanya mengalir ke kota. Pemerataan itu harus nyata, bukan slogan,” imbuhnya.

    Hasanuddin juga menyerukan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan setara bagi seluruh anak-anak Kaltim.

    “Ini tanggung jawab bersama. Pendidikan bukan hanya urusan Dinas Pendidikan. Semua elemen harus terlibat agar anak-anak di daerah tertinggal punya masa depan yang sama cerahnya dengan anak-anak di kota,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.