Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Hasil Temuan Pansus IP DPRD Kaltim, Negara Dirugikan Ratusan Miliar
    Advertorial

    Hasil Temuan Pansus IP DPRD Kaltim, Negara Dirugikan Ratusan Miliar

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraFebruari 17, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua Pansus IP DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Pansus Investigasi Pertambangan (IP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) temukan kasus pertambangan di Kaltim yang merugikan negara senilai ratusan miliar rupiah.

    Wakil Ketua Pansus IP DPRD Kaltim, M Udin menerangkan, pihaknya menemukan beberapa perusahaan pertambangan yang belum melakukan reklamasi secara maksimal, sehingga menyebabkan permasalahan lingkungan dan sosial.

    “Berdasarkan laporan BPK RI terdapat beberapa temuan dalam Pemprov Kaltim tahun 2021 antara lain, nilai jaminan reklamasi tambang yang tidak sesuai ketentuan, serta area pasca tambang batubara yang berdampak pada kerusakan lingkungan,” terangnya, saat diwawancarai awak media, Jumat (17/2/2023).

    Udin – sapaan akrabnya memaparkan berdasarkan temuan pihaknya perihal area pasca tambang yang berdampak pada lingkungan ada potensi sebanyak 1.133 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak aktif dan meninggalkan bekas lubang galian tambang tanpa reklamasi, serta potensi sebanyak 272 IUP yang tidak aktif dan tidak dilakukan pencairan untuk reklamasi pasca tambang.

    Selain itu, Dia menjelaskan, ada potensi kerugian negara minimal Rp 10,9 miliar atas kerusakan jaminan reklamasi pasca tambang yang telah kadaluarsa dan meninggalkan bekas lubang tambang tanpa dilakukan reklamasi pasca tambang, serta potensi kerugian minimal Rp 11,9 Miliar atas kerusakan akibat tidak melakukan penutupan void dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

    “Kami juga menemukan potensi kerugian minimal Rp199,9 Miliar atas pertambangan tanpa izin,” ungkapnya.

    Berkaca dari temuan tersebut, Anggota Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) ini berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dapat menindaklanjuti persoalan ini sehingga tata kelola dan pelaksanaan kegiatan pertambangan bisa lebih teratur.

    “Kami juga berharap perusahaan bisa menjalankan praktik pertambangan sesuai regulasi yang berlaku, sehingga mereka bisa bertanggungjawab terhadap pemulihan ekologis terhadap sistem lingkungan hidup dan sosial,” tandasnya. (MF/Adv/DPRDKaltim)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Gelar MTQH Kaltim, Kukar Manfaatkan Momentum Dongkrak Pariwisata dan PAD

    November 3, 2026

    Jaga Aset Wisata Tenggarong, Pemkab Kukar Evaluasi Infrastruktur Taman Musik

    November 3, 2026

    Kukar Matangkan Venue dan Mitigasi Risiko Jelang MTQH XLVI Kaltim 2026

    November 3, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,014 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,912 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.