Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Ketimpangan Akses Pendidikan di Kukar, Sarkowi Dorong Pemerintah Bertindak Cepat
    Advertorial

    Ketimpangan Akses Pendidikan di Kukar, Sarkowi Dorong Pemerintah Bertindak Cepat

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 12, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry. (Eby)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Pemerataan pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, kembali menjadi sorotan. Meski pembangunan sektor pendidikan terus digalakkan, sejumlah permasalahan mendasar seperti keterbatasan daya tampung sekolah negeri dan kesenjangan wilayah belum sepenuhnya teratasi.

    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, menyoroti adanya ketimpangan antara jumlah peserta didik dan daya tampung sekolah negeri, yang dinilai menjadi penghambat pemerataan hak pendidikan.

    Menurut Sarkowi, fenomena membludaknya pendaftar di sekolah negeri setiap tahun menunjukkan bahwa masyarakat masih bergantung pada fasilitas pendidikan yang dikelola pemerintah. Sayangnya, kapasitas yang tersedia belum mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut.

    “Sekolah negeri masih jadi pilihan utama karena biaya yang lebih terjangkau dan dianggap lebih terjamin dari sisi fasilitas. Tapi, ketika daya tampung tidak seimbang, akan muncul masalah baru, yaitu siswa yang gagal melanjutkan pendidikan,” katanya.

    Selain soal daya tampung, tantangan geografis Kukar yang luas dan memiliki topografi bervariasi juga menjadi hambatan tersendiri. Sarkowi menegaskan pentingnya pendekatan berbasis spasial dan kebutuhan masyarakat dalam menentukan lokasi pembangunan sekolah.

    “Kita harus benar-benar paham kondisi wilayah. Kukar itu luas sekali. Jarak antardesa ke kota sangat jauh. Jadi sekolah harus dibangun dengan strategi yang bisa menjawab kebutuhan akses pendidikan yang merata,” ujarnya.

    Ia mencontohkan rencana pembangunan sekolah di wilayah Loa Tebu sebagai langkah yang dinilai tepat. Lokasi ini berada di kawasan penyangga yang strategis, karena dapat melayani beberapa desa sekaligus. Namun, permasalahan lahan disebutnya menjadi hambatan utama yang perlu segera diselesaikan.

    “Permasalahan terbesar kita saat mau bangun sekolah baru itu justru pembebasan lahannya. Ini butuh kerja sama antara provinsi dan kabupaten, atau bahkan peran masyarakat melalui hibah,” jelas Sarkowi.

    Sarkowi juga mengingatkan bahwa dampak sosial dari ketidakseimbangan akses pendidikan sangat besar. Ia mencatat banyak siswa yang terpaksa menunda pendidikan karena gagal masuk sekolah negeri. Sementara bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, pilihan sekolah swasta dianggap tidak realistis.

    “Ini bukan sekadar soal infrastruktur. Ini soal keadilan akses pendidikan. Jangan sampai anak-anak dari daerah terpencil tertinggal hanya karena mereka jauh dari pusat kota,” tegasnya.

    Sebagai solusi, ia mendesak pemerintah daerah segera menyusun peta kebutuhan pendidikan secara komprehensif dan berbasis wilayah, agar pembangunan sekolah tidak lagi hanya berdasarkan ketersediaan anggaran semata.

    “Kalau kita serius ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, maka akses pendidikan harus dijamin untuk semua, tanpa terkecuali,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 2025

    SPPG Polri di Samarinda Mulai Berjalan untuk Sukseskan Program MBG

    Oktober 23, 2025

    Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (HMTP UNMUL) Telah Menggelar Penutupan Kegiatan MINING STUDENT WEEK (MSW) 7.0

    Oktober 12, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,899 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,490 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.