Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Kinerja KPAD Dinilai Berat, Komisi IV DPRD Kaltim Desak Penambahan Personel
    Advertorial

    Kinerja KPAD Dinilai Berat, Komisi IV DPRD Kaltim Desak Penambahan Personel

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 18, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur terus mendorong penguatan lembaga perlindungan anak di daerah, salah satunya dengan mengusulkan penambahan jumlah komisioner di Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).

    Usulan itu mengemuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang melibatkan Komisi IV DPRD Kaltim bersama KPAD dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim.

    Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menyatakan bahwa beban kerja KPAD saat ini cukup berat, sementara personel yang tersedia belum memadai.

    “Dengan hanya lima komisioner, sulit untuk menjangkau seluruh wilayah dan menangani banyaknya kasus anak yang muncul. Penambahan menjadi tujuh orang sangat diperlukan untuk memperkuat kinerja kelembagaan ini,” jelas Darlis.

    Ia menambahkan, keterlibatan lebih banyak komisioner diyakini akan mempercepat respons terhadap berbagai kasus pelanggaran hak anak, terutama di wilayah yang selama ini kurang terlayani.

    “Perlindungan anak adalah isu lintas sektor yang harus ditangani serius. Kita butuh sumber daya manusia yang memadai, bukan hanya secara kuantitas, tapi juga secara kualitas,” tegasnya.

    Dalam forum tersebut, turut diusulkan agar masa jabatan komisioner diperpanjang dari tiga menjadi lima tahun. DPRD menilai masa jabatan yang lebih panjang akan mendukung efektivitas kerja kelembagaan.

    Selain itu, Komisi IV juga mendorong percepatan penyusunan roadmap perlindungan anak dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.

    “Semua pihak harus terlibat, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Perlindungan anak tidak bisa dikerjakan sendiri oleh satu institusi,” tutup Darlis. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.