Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Libatkan Perusda, Hasanuddin Mas’ud Nilai Pengelolaan Ship to Ship Perlu Dievaluasi
    Advertorial

    Libatkan Perusda, Hasanuddin Mas’ud Nilai Pengelolaan Ship to Ship Perlu Dievaluasi

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraNovember 28, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud. (Foto : Ngl)

    Halonusantara.id, Samarinda – DPRD Kaltim menilai kewenangan pengelolaan Ship to Ship (STS) di perairan Kalimantan Timur semestinya melibatkan peran daerah dan tidak sepenuhnya diatur oleh pemerintah pusat.

    Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mendorong KSOP dapat melibatkan Perusda agar pemanfaatan sumber daya kelautan berdampak langsung bagi daerah.

    Hasanuddin menjelaskan bahwa pelibatan Perusda bukan semata untuk menambah PAD, tetapi untuk memastikan manfaat ekonomi dari aktivitas kelautan dapat dirasakan lebih merata.

    Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat dengar pendapat terkait pemanfaatan alur sungai serta optimalisasi pendapatan daerah beberapa hari lalu.

    “Jika regulasi memungkinkan, Perusda perlu diberikan ruang. Ini soal kedaulatan daerah dalam mengelola sumber daya yang ada di wilayah kita,” ujarnya.

    Hamas, sapaan akrabnya menyampaikan bahwa terdapat dua kawasan dengan potensi ekonomi besar yakni kawasan STS Muara Berau dan Muara Jawa. Ia menilai, masifnya aktivitas bongkar buat di dua kawasan tersebut tidak sebanding dengan kontribusi nilai tambah bagi Kaltim.

    Hamas dan pihaknya di DPRD Kaltim mendorong pemerintah daerah meningkatkan peran di sektor kelautan dan alur sungai, khususnya pada aktivitas yang selama ini belum berdampak signifikan bagi daerah.

    Ia menilai keberadaan Perusda berpotensi memperkuat alur manfaat, tidak hanya dalam hal penerimaan daerah, tetapi juga pada aspek tata kelola.

    “Semua pihak perlu duduk bersama. Potensi sektor ini besar, dan jika dikelola dengan baik, bisa menjadi penopang pendapatan pembangunan Kaltim,” pungkasnya.

    DPRD Kaltim menegaskan komitmennya dalam memastikan pembahasan lintas sektor tanpa mengabaikan potensi STS sebagai sumber pendapat daerah jangka panjang. (Ngl/Adv/DPRDKaltim)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.