Halonusantara.id, KUTAI KARTANEGARA – Reses Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Akbar Haka, di Dapil I Tenggarong menjadi ruang penyampaian aspirasi mahasiswa. Dua isu yang mencuat adalah permintaan fasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menyusun MoU anti-represif dalam aksi, serta dorongan penyediaan seragam sekolah gratis.
Aspirasi pertama datang dari BEM Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), khususnya Divisi Propaganda dan Aksi. Mereka meminta DPRD memfasilitasi RDP bersama instansi terkait, termasuk aparat keamanan, untuk menyepakati MoU yang memastikan tidak ada tindakan represif terhadap massa aksi.
“Meskipun belum pernah terjadi di Kukar, mereka khawatir bentrokan seperti di kota-kota lain bisa saja terjadi. Saya berkomitmen menyampaikan ini di ruang sidang DPRD, terutama kepada Ketua DPRD,” kata Akbar, Sabtu (9/8/2025).
Aspirasi kedua berkaitan dengan efisiensi anggaran pendidikan. Sejumlah mahasiswa menilai sebagian anggaran perjalanan dinas atau belanja rutin APBD dapat dialihkan untuk pengadaan seragam sekolah gratis.
Menurut mereka, kebijakan ini akan sangat membantu orang tua, terutama di awal tahun ajaran baru saat kondisi ekonomi masih sulit.
Meski kedua isu tersebut tidak seluruhnya menjadi kewenangan Komisi IV, Akbar menegaskan siap menindaklanjuti.
“Saya akan membicarakannya dengan komisi lain. Apalagi saya berasal dari partai yang berada di posisi pimpinan DPRD, insyaallah penyampaian aspirasi ini akan lebih mudah,” tutupnya. (Hf/Adv)

