Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Nurhadi Desak Pembangunan Pelabuhan Ikan dan SPBU Khusus di Pesisir Kutim
    Advertorial

    Nurhadi Desak Pembangunan Pelabuhan Ikan dan SPBU Khusus di Pesisir Kutim

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 24, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Ketimpangan pembangunan antara daerah pesisir dan perkotaan kembali mencuat ke permukaan. Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra, menegaskan pentingnya perhatian serius dari Pemprov Kaltim terhadap masyarakat pesisir, khususnya di Kutai Timur (Kutim), yang selama ini dinilai kurang mendapatkan porsi pembangunan yang memadai.

    Dalam sorotannya, Nurhadi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur strategis di wilayah pesisir harus menjadi prioritas, terutama pada sektor kelautan dan energi yang menjadi penopang utama kehidupan masyarakat setempat. Ia mencontohkan perlunya percepatan pembangunan pelabuhan pendaratan ikan di Sangatta sebagai langkah konkret pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi nelayan lokal.

    “Sudah saatnya pemerintah menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat pesisir. Pembangunan pelabuhan pendaratan ikan bukan hanya soal fasilitas, tetapi soal keadilan ekonomi,” tegas Nurhadi.

    Ia meyakini, keberadaan pelabuhan tersebut tak hanya akan meningkatkan distribusi hasil tangkapan laut, tetapi juga mendorong hilirisasi produk perikanan yang pada akhirnya bisa membuka lapangan kerja baru dan menghidupkan roda ekonomi kecil menengah di kawasan pesisir.

    Di sisi lain, Nurhadi juga menyoroti permasalahan mendasar lainnya, yakni krisis ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang kerap terjadi di Sangatta dan Sangkulirang. Masalah ini dinilai berdampak langsung pada produktivitas masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang bergantung penuh pada BBM untuk melaut.

    “Kelangkaan BBM menjadi keluhan rutin nelayan. Ini memperlihatkan bahwa dukungan terhadap sektor kelautan belum sepenuhnya konkret. Maka, kami minta pembangunan SPBU khusus di wilayah tersebut jadi prioritas,” katanya.

    Mengingat Kutim memiliki kontribusi penting dalam ketahanan pangan laut dan potensi energi, Nurhadi mengingatkan agar pemerintah tidak lagi meminggirkan kawasan pesisir dalam agenda pembangunan.

    “Pesisir tidak boleh terus jadi wilayah yang tertinggal. Kalau ingin bicara ketahanan pangan dan energi, maka perhatian terhadap Kutim harus ditingkatkan,” tandas Nurhadi. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.