Halonusantara.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur hari ini resmi membuka Seleksi Pekan Olahraga Tradisional Daerah (POTRADDA) 2025 di lapangan parkir GOR Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda.
Sebanyak 8 dari 10 kabupaten/kota di Kaltim turut ambil bagian dalam seleksi ini. Hanya Penajam Paser Utara (PPU) dan Mahakam Ulu (Mahulu) yang absen karena kendala internal.
Ajang ini merupakan langkah awal penting untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Kaltim di Pekan Olahraga Tradisional Nasional (POTRADNAS) 2025 di Gorontalo.
“Seleksi ini menjadi tolak ukur dalam menentukan atlet yang layak memperkuat kontingen Kalimantan Timur di tingkat nasional,” ucap, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Kepala Dispora serta para juri yang bertugas secara profesional.Sesuai arahan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tiga cabang olahraga tradisional yang dipertandingkan dalam seleksi ini adalah menyumpit, gasing, dan enggrang.
Kompetisi ini akan berlangsung selama dua hari penuh di kawasan GOR Kadrie Oening. Bagus berharap, ajang ini tidak hanya menjadi wadah seleksi, tetapi juga momentum untuk memajukan olahraga tradisional di Kaltim dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan olahraga tradisional sebagai warisan budaya yang mampu mempererat kebersamaan. (Sf/Adv/DISPORAKALTIM)

