Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Petani Garam Desa Kersik Butuh Pembinaan Tenaga Ahli
    Advertorial

    Petani Garam Desa Kersik Butuh Pembinaan Tenaga Ahli

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraApril 16, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    HO/ Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mengembangkan potensi garam.

    Halonusantara.id, Tenggarong– Potensi wilayah pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur di sektor maritim terus berkembang.

    Salah satunya di desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, para petani lokal di desa tersebut tengah mengembangkan garam krosok.

    Namun, Kepala Desa Kersik, Jumadi, mengatakan, para petani garam di Desa Kersik perlu mendapatkan pembinaan dari tenaga ahli.

    Untuk itu, pihak desa meminta Pemerintah Kabupaten Kukar untuk mendatangkan tenaga ahli agar memberikan pendampingan kepada petani garam.

    Sehingga para petani dapat melakukan inovasi dalam mengembangkan bisnisnya serta turut membantu dalam memaksimalkan potensi desa di sektor garam.

    “Sebenarnya kami butuh tenaga profesional untuk dapat membina para petani garam, kami butuh pelakunya itu untuk melakukan inovasi,” ujarnya, Minggu (16/4/2023).

    Jumadi menambahkan, sebenarnya Pemerintah Kabupaten Kukar kerap kali menghibahkan bantuan kepada petani garam.

    Hanya saja, bantuan yang ada tidak dibarengi dengan pendampingan, hal ini membuat petani kesulitan menciptakan inovasi baru untuk memproduksi garam.

    “Kami berharap semoga ada tenaga ahli yang siap membantu dalam pengembangannya,” harapnya.

    Beberapa waktu lalu, petani di Desa Kersik sudah melakukan panen garam sebanyak 1 kwintal atau 100 kilogram dari lahan seluas setengah hektare.

    “Itu juga lahan baru yang digunakan oleh petani didukung dengan bantuan yang diberikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim),” kata Jumadi.

    Namun demikian, ia mengaku belum bisa berbuat banyak. Mengingat hasil yang dipanen hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di desa setempat.

    “Garam-garam itu digunakan untuk pembuatan ikan asin dan kebutuhan masak sehari-hari.  Karena masih kecil cakupannya, jadi untuk pendapatan itu masih kecil jauh dari target,” pungkasnya.(HN/Adv/EB)

    Halonusantara.id kukar Kutai Kartanegara Pemkab Kukar
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Bupati Kukar Tegaskan Bonus Atlet Minimal Setara Periode Sebelumnya

    Oktober 31, 2026

    Pemkab Kukar Targetkan Waterboom Pulau Kumala di Buka saat Lebaran 2027

    Oktober 31, 2026

    Pemkab Kukar Siapkan Bonus Atlet Berprestasi, Besaran Masih Dibahas

    Oktober 31, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,014 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,912 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.