Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Program Sekolah Rakyat Disorot, Baharuddin: Jangan Hanya Ganti Kemasan
    Advertorial

    Program Sekolah Rakyat Disorot, Baharuddin: Jangan Hanya Ganti Kemasan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 17, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua Bapemperda DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Penempatan Sekolah Rakyat di wilayah perkotaan mendapat sorotan dari DPRD Kalimantan Timur. Ketua Bapemperda DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, menilai program tersebut telah melenceng dari tujuan awalnya yang bertujuan membantu masyarakat prasejahtera di daerah pelosok.

    Baharuddin menyayangkan pembangunan Sekolah Rakyat yang justru diprioritaskan di kota-kota seperti Samarinda, Tenggarong, Penajam, dan Tanjung Redeb—wilayah yang dinilainya telah memiliki akses pendidikan yang cukup memadai.

    “Sekolah Rakyat seharusnya hadir di wilayah yang sulit dijangkau, bukan di tengah kota yang sudah punya banyak sekolah formal. Kalau seperti ini, siapa yang sebenarnya ingin kita bantu?” tegas Baharuddin.

    Menurutnya, tanpa indikator yang jelas dalam penentuan lokasi, program ini berpotensi menjadi formalitas belaka dan gagal menyasar kebutuhan masyarakat di wilayah tertinggal.

    “Jangan sampai ini cuma proyek berganti nama tanpa menyentuh kebutuhan masyarakat sebenarnya. Warga di pedalaman masih banyak yang kesulitan mengakses pendidikan,” ungkapnya

    Lebih jauh, ia juga menyoroti kurangnya pelibatan DPRD dalam penyusunan kebijakan teknis program ini. Baharuddin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran.

    “Pemerintah pusat boleh merancang program, tapi implementasinya harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Kami di DPRD siap bantu lewat aturan dan pengawasan, asal programnya menyentuh realita,” ujar politisi asal Kutai Kartanegara itu.

    Sebagai solusi, ia mendorong Kementerian Dalam Negeri agar mengeluarkan panduan teknis dalam bentuk surat edaran yang mengatur kriteria wilayah prioritas pembangunan Sekolah Rakyat.

    “Kalau disebut Sekolah Rakyat, maka harus benar-benar hadir untuk rakyat yang paling membutuhkan. Jangan cuma ganti kemasan tapi substansinya nol,” pungkas Baharuddin dengan tegas. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.