Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Rencana pembangunan Jembatan Besi Tenggarong yang baru mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Fraksi Gerindra Ria Handayani. Namun, ia menegaskan pentingnya mempertahankan keberadaan jembatan lama sebagai bagian dari warisan sejarah kota Tenggarong.
Menurut Ria, keputusan untuk tidak membongkar Jembatan Besi lama adalah langkah yang bijak. Selain masih memiliki fungsi strategis, jembatan tersebut juga menyimpan nilai historis yang patut dijaga.
“Jembatan itu kan sudah ada sejak lama, bahkan kalau tidak salah usianya sudah lebih dari 100 tahun. Jadi sudah menjadi bagian dari sejarah Tenggarong, tidak bijak kalau langsung dibongkar,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengingatkan agar aspek keselamatan pengguna tetap menjadi prioritas. Ia mendorong pemerintah untuk melakukan pengawasan teknis berkala dan perawatan ringan jika diperlukan, agar jembatan tetap aman digunakan.
“Kalau ada perawatan dan pengawasan yang baik, saya kira jembatan itu tetap bisa dimanfaatkan. Tidak harus jadi jalur utama, tapi tetap difungsikan secara tepat. Yang penting aman dan tidak membahayakan pengguna,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ria mengusulkan agar Jembatan Besi lama bisa dimanfaatkan sebagai jalur alternatif, sekaligus dikembangkan sebagai objek wisata edukatif berbasis sejarah. Menurutnya, ini akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelestarian identitas daerah.
“Saya mendukung pemanfaatannya. Tapi jangan sampai hanya menjadi jalur pintas tanpa perhitungan. Justru bisa diarahkan menjadi ikon sejarah yang tetap bermanfaat,” tegasnya. (Hf/Adv)

