Halonusantara.id, Samarinda – Upaya pemerintah kota dalam menata kawasan permukiman padat penduduk terus mendapat dukungan dari DPRD Samarinda. Program konsolidasi tanah yang kini berjalan dinilai mampu memberikan solusi atas masalah hunian sekaligus kepastian hukum bagi masyarakat.
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menegaskan bahwa konsolidasi tanah bukan hanya sekadar penataan wilayah, tetapi juga bentuk nyata perhatian negara terhadap kebutuhan dasar warga.
“Lewat program ini, masyarakat tidak hanya memperoleh rumah baru, tapi juga mendapatkan sertifikat gratis. Semua pembangunannya ditanggung pemerintah sesuai aturan yang berlaku,” ujar Samri.
Ia menjelaskan, mekanisme konsolidasi tanah dilakukan dengan penataan ulang lahan. Sebagian kecil tanah warga digunakan untuk pelebaran jalan, penyediaan ruang terbuka hijau, hingga fasilitas umum seperti sekolah, drainase, dan rumah ibadah. Sebagai gantinya, warga tetap memperoleh kavling baru yang tertata dengan hunian yang dibangun pemerintah.
Samri menekankan, keunggulan utama program ini adalah prinsip tanpa penggusuran. Warga tetap tinggal di lokasi semula, namun dengan lingkungan yang lebih tertata, akses jalan lebih luas, saluran air lebih rapi, serta sarana publik lebih memadai.
“Inilah yang membedakan konsolidasi tanah, karena masyarakat justru semakin nyaman dan terlindungi,” jelasnya.
Menurutnya, skema ini sangat relevan diterapkan di kawasan rawan kebakaran maupun lingkungan padat penduduk. Selain menata kota lebih manusiawi, program ini juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
DPRD berkomitmen terus mendorong pemerintah memperluas penerapan konsolidasi tanah di berbagai wilayah. Namun, Samri mengingatkan bahwa dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.
“Kalau warganya menolak, tentu program sulit berjalan. Padahal tujuan utamanya murni untuk membantu,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat dapat melihat manfaat jangka panjang. Dengan adanya sertifikat tanah resmi, hunian yang lebih layak, serta lingkungan yang tertata rapi, konsolidasi tanah dipercaya mampu menghadirkan Samarinda yang lebih sehat, tertib, dan nyaman untuk dihuni.
“Momentum ini seharusnya menjadi kesadaran bersama. Konsolidasi tanah bisa mewujudkan Samarinda yang lebih tertib, sehat, dan nyaman ditinggali,” pungkasnya. (Eby/Adv)

