Halonusantara.id, Samarinda – Penyampaian aspirasi masyarakat kepada wakil rakyat kini dapat dilakukan melalui jalur digital. Anggota DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain, menghadirkan platform Sani Mendengar sebagai sarana bagi warga untuk menyampaikan kritik, saran, keluhan, maupun berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
Platform tersebut tersedia dalam bentuk aplikasi dan situs web sebagai upaya memperluas ruang komunikasi antara masyarakat dengan anggota DPRD. Kehadirannya diharapkan memudahkan warga menyampaikan aspirasi tanpa harus menunggu pelaksanaan kegiatan reses.
Sani Bin Husain mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk menyesuaikan pola komunikasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan akses yang lebih praktis dan cepat untuk menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah maupun wakil rakyat.
“Di tengah perkembangan era digital, masyarakat membutuhkan cara yang lebih mudah dan cepat untuk menyampaikan aspirasi. Karena itu kami menghadirkan aplikasi dan website Sani Mendengar sebagai media komunikasi yang lebih praktis,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Ia menegaskan, keberadaan platform digital tersebut bukan untuk menggantikan kegiatan reses. Pertemuan langsung dengan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas anggota DPRD untuk menyerap aspirasi warga.
Namun, melalui layanan digital, masyarakat memiliki pilihan tambahan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan tanpa harus menunggu jadwal kunjungan anggota dewan ke wilayah mereka.
Warga dapat memanfaatkan platform tersebut untuk mengirimkan masukan, kritik, saran, maupun laporan terkait persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing.
Sani mengatakan setiap aspirasi yang masuk akan menjadi bahan bagi dirinya dalam menjalankan fungsi sebagai anggota DPRD, terutama dalam melakukan pengawasan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Semua aspirasi yang masuk akan kami pelajari dan jadikan bahan dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, komunikasi tidak hanya berlangsung saat reses, tetapi bisa dilakukan setiap saat,” katanya.
Ia menilai tingginya penggunaan telepon pintar dan internet di tengah masyarakat menjadi peluang untuk meningkatkan keterlibatan publik dalam proses penyampaian aspirasi.
Menurut Sani, pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini mungkin belum memiliki kesempatan untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan kepada wakil rakyat.
Generasi muda menjadi salah satu kelompok yang dinilai dapat memanfaatkan ruang komunikasi digital tersebut karena memiliki kedekatan dengan perkembangan teknologi dan layanan berbasis internet.
“Kami ingin seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi. Semoga melalui platform ini komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi lebih mudah, terbuka, dan responsif,” tutupnya.
Melalui Sani Mendengar, ia berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat dapat semakin terbuka, sehingga berbagai persoalan yang muncul di tengah warga dapat lebih cepat diketahui dan diperjuangkan melalui jalur yang sesuai. (Eby/Adv)

