Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Sekda Kaltim Tak Hadir, RDP Kasus 21 IUP Palsu Dijadwalkan Ulang
    Advertorial

    Sekda Kaltim Tak Hadir, RDP Kasus 21 IUP Palsu Dijadwalkan Ulang

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraFebruari 23, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Pansus Investigasi Pertambangan (IP) DPRD Kaltim, Sutomo Jabir. (Halonusantara.id/MF)

    Halonusantara.id, Samarinda – Pertemuan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Pansus Investigasi Pertambangan (IP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim dibatalkan dan diatur ulang.

    Pertemuan yang seharusnya digelar Rabu (22/2/2023) lalu itu, rencananya akan membahas terkait verifikasi data dan koordinasi mengenai kasus 21 izin usaha pertambangan (IUP) palsu di Kaltim.

    Dikarena berbenturan dengan kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo ke Kaltim, sehingga pelaksanaan RDP harus ditunda. Kekecewaan pun diungkapkan Anggota Pansus Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim, Sutomo Jabir.

    “Rapat ini kan sebenarnya krusial. Makanya kehadiran Sekda Provinsi Kaltim itu penting untuk mendapat penjelesan yang detail terkait tanda tangan 21 IUP yang diduga palsu tersebut. Padahal kami sudah bersurat sejak jauh hari,” ujar Sutomo Jabir, Kamis (23/2/2023).

    Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan bahwa kasus IUP palsu tersebut sangat fatal karena membawa nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam hal ini Gubernur Kaltim. Sementara itu, pihaknya juga telah melakukan RDP dengan instansi terkait namun Sekda belum pernah memberikan keterangan apakah tanda tangan di 21 IUP tersebut benar atau palsu.

    “Kenapa kami mau mendengarkan langsung keterangan Sekda, karena seluruh OPD di lingkup Pemprov Kaltim tersebut kan di bawah monitoring Sekda. Karena tidak hadir, maka saya minta rapat kerja dibatalkan dan tentunya akan kami upayakan ada jadwal ulang karena ucapan seorang Sekda sangat penting dalam hal yang sangat krusial ini,” ungkap Anggota Dewan yang akrab disapa Jabir .

    Meskipun dalam kondisi kecewa, Jabir mengatakan pihaknya akan menjadwalkan ulang pertemuan RDP ini bersama Sekda Kaltim. Karena ini bukan permasalahan yang remeh-temeh bahkan ini kasus sangat krusial bagi pemerintah Benua Etam.

    “Kami berharap ada kerjasama yang baik antara DPRD Kaltim dengan Pemprov agar terus bersinergi mengawal dan membangun Kaltim,” tutupnya. (MF/Adv/DPRDKaltim)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,494 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.