Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Sugeng Hariadi: BPJS Harus Jadi Solusi, Bukan Menambah Beban
    Advertorial

    Sugeng Hariadi: BPJS Harus Jadi Solusi, Bukan Menambah Beban

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraAgustus 30, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi I DPRD Kukar, Sugeng Hariadi. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Penolakan terhadap rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 2026 juga datang dari Anggota Komisi I DPRD Kukar, Sugeng Hariadi.

    Ia menilai kebijakan itu justru bisa menambah beban masyarakat yang saat ini masih kesulitan secara ekonomi.

    Menurut Sugeng, kehadiran BPJS semestinya menjadi jawaban atas mahalnya biaya kesehatan.

    Dengan adanya jaminan sosial, masyarakat diharapkan mendapat keringanan saat berobat.

    Namun, kenaikan iuran justru dikhawatirkan membuat fungsi tersebut tidak tercapai.

    “Rencana kenaikan ini jangan dilakukan. Mari kita tengok masyarakat yang memang memerlukan bantuan, khususnya dalam mendapatkan keringanan biaya di sektor kesehatan,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

    Ia menegaskan, pemerintah seharusnya memikirkan solusi lain selain menaikkan iuran. Apalagi, banyak masyarakat di daerah yang penghasilannya belum menentu.

    Lebih jauh, Sugeng juga menyoroti kualitas layanan BPJS yang masih dinilai minim.

    Banyak penyakit yang tidak masuk dalam daftar tanggungan sehingga peserta tetap harus merogoh kocek pribadi.

    “Layanan BPJS masih terbatas. Harusnya, BPJS bisa mengusulkan alokasi anggaran agar seluruh jenis penyakit bisa dicover,” tegasnya.

    Menurutnya, jika layanan tetap terbatas sementara iuran naik, maka manfaat yang dirasakan masyarakat semakin kecil. Hal ini akan berimbas pada menurunnya kepercayaan publik terhadap BPJS.

    Sugeng mengingatkan, kesehatan adalah kebutuhan vital yang tidak bisa ditunda.

    Oleh karena itu, setiap kebijakan harus benar-benar berpihak pada rakyat, bukan justru menambah kesulitan.

    Ia juga mendorong agar pemerintah pusat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem BPJS.

    Dirinya juga menyampaikan, ada banyak ruang perbaikan yang bisa dilakukan tanpa harus menambah beban iuran peserta.

    “Kalau tujuan BPJS adalah membantu, maka fokusnya harus pada bagaimana masyarakat merasa terbantu. Bukan sebaliknya, menambah keresahan dengan rencana kenaikan tarif,” tambahnya.

    Dengan demikian, DPRD Kukar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat terkait layanan kesehatan. (Hf/Adv)

    Dprd Kutai Kartanegara Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.