Halonusantara.id, Samarinda – Semangat Iduladha dijadikan momentum untuk menata ulang etos kerja dan komitmen pelayanan publik di lingkup Sekretariat DPRD Kalimantan Timur. Dalam apel pagi yang digelar Selasa (10/06/2025), Sekretaris DPRD Kaltim, Norhayati Usman, mengajak seluruh jajarannya untuk merefleksikan kembali makna kehadiran mereka sebagai aparatur negara yang berintegritas.
Di hadapan ratusan pegawai ASN dan Non-ASN, Norhayati menyampaikan bahwa peran birokrasi bukan sekadar menjalankan rutinitas, melainkan membangun kredibilitas lembaga yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Yang kita bangun di sini adalah komitmen bersama. Kita hadir bukan hanya untuk menggugurkan kewajiban, tapi untuk menjadikan lembaga ini semakin kredibel dan berdampak,” ujarnya.
Norhayati juga menyoroti pentingnya kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kerja, terlebih setelah keberhasilan pelaksanaan qurban yang melibatkan seluruh elemen sekretariat. Sebanyak tujuh ekor sapi berhasil dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian sosial.
“Kegiatan ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga bentuk nyata bahwa kita hadir untuk masyarakat. Nilai-nilai seperti ini yang memperkuat semangat birokrasi yang lebih manusiawi,” ungkapnya.
Di sisi lain, Norhayati menyampaikan evaluasi terhadap serapan anggaran sekretariat yang dinilainya masih perlu percepatan, meski telah berada di peringkat kedelapan dari 45 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Serapan anggaran harus sejalan dengan ketepatan program. Jangan sampai program yang penting justru tertunda karena lambatnya eksekusi. Tahun lalu kita belajar dari silpa, tahun ini kita harus lebih cekatan,” tegasnya.
Kegiatan apel juga dirangkai dengan pembacaan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, doa bersama, serta halal bihalal antar pegawai. Seluruh rangkaian menjadi ruang refleksi dan konsolidasi nilai gotong royong, spiritualitas, dan keterbukaan.
Menutup kegiatan, Norhayati berharap semangat kolektif yang tercipta tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi energi baru untuk membangun kultur kerja yang sehat dan melayani.
“Kita ingin DPRD Kaltim punya kultur kerja yang sehat, terbuka, dan penuh semangat melayani. Itu modal kita untuk menghadapi tantangan ke depan,” tutupnya. (Eby/Adv)

