Halonusantara.id, Samarinda – Warga Kelurahan Rawa Makmur di Kecamatan Palaran kembali menyuarakan aspirasi mereka terkait minimnya infrastruktur dan fasilitas publik yang memadai. Hal ini disampaikan dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Samarinda, Jasno, yang berlangsung pada akhir Mei 2025.
Dalam forum tatap muka tersebut, sejumlah keluhan warga mencuat, mulai dari kondisi jalan lingkungan yang rusak parah, saluran drainase yang tak berfungsi optimal, hingga kurangnya penerangan jalan di malam hari. Selain itu, absennya fasilitas ambulans juga menjadi perhatian serius warga, terutama untuk kebutuhan darurat yang cepat dan terjangkau.
Menanggapi berbagai persoalan itu, Jasno mengaku telah mencatat dan memprioritaskan lima poin usulan utama yang dinilai paling mendesak. Di antaranya adalah perbaikan Jalan Kenangan yang berada di RT 24 Kelurahan Rawa Makmur, pengadaan satu unit ambulans untuk pelayanan kesehatan warga, peningkatan fasilitas Taman Pendidikan Alquran (TPA) Al Kautsar, serta penataan ulang drainase dan akses jalan di sekitar Jalan Pelabuhan Lama.
“Kami juga menyoroti lampu penerangan jalan umum (PJU) yang sangat minim di kawasan ini. Itu menjadi salah satu hal yang akan kami dorong kuat ke pemkot,” ungkap Jasno kepada warga.
Untuk memastikan seluruh aspirasi ini tidak sekadar menjadi formalitas, Jasno menyebut dirinya akan menempuh dua jalur. Pertama, mengusulkan langsung melalui mekanisme Musrenbang dan koordinasi ke dinas terkait di Pemerintah Kota Samarinda. Kedua, mengalokasikan dukungan anggaran melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD yang menjadi hak legislator setiap tahun.
“Sudah saatnya pembangunan tidak lagi berat sebelah. Jangan karena wilayah seperti Palaran berada di pinggiran, lalu jadi kurang diperhatikan. Ini bagian dari Samarinda, dan warganya juga punya hak yang sama,” tegas politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Ia juga menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar seperti jalan, drainase, fasilitas pendidikan keagamaan, dan layanan kesehatan adalah indikator penting dari kehadiran negara. Dirinya pun berkomitmen untuk terus mengawal proses realisasi hingga ke lapangan.
“Pemerintah jangan tutup mata. Warga sudah sabar terlalu lama. Kami tidak akan berhenti sampai semua usulan ini terealisasi,” pungkas Jasno.(EP/Adv)

