Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Waspada Alih Fungsi, Sarkowi Sebut Kaltim Butuh Kebijakan Lahan Pertanian Abadi
    Advertorial

    Waspada Alih Fungsi, Sarkowi Sebut Kaltim Butuh Kebijakan Lahan Pertanian Abadi

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 2, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry. (Eby)

    Halonusantara.id, Samarinda – Ancaman alih fungsi lahan pertanian di Kalimantan Timur (Kaltim) semakin kritis. Sarkowi V Zahry, anggota Komisi IV DPRD Kaltim, menyoroti ketidakjelasan kebijakan untuk melindungi lahan produktif—jika tak segera diatasi, bukan tidak mungkin mimpi swasembada pangan di provinsi ini hanya akan menjadi omong kosong

    “Kita tidak bisa bicara swasembada pangan kalau lahannya terus menyusut tiap tahun. Ini bukan sekadar soal petani menjual lahannya, ini soal arah pembangunan kita mau ke mana,” ujar Sarkowi.

    Menurutnya, godaan ekspansi tambang dan perkebunan sawit membuat banyak lahan subur bergeser fungsinya. Kondisi ini diperparah dengan lemahnya regulasi perlindungan lahan pangan di tingkat daerah, yang seharusnya menjadi benteng pertahanan ketahanan pangan jangka panjang.

    “Kalau tidak segera ada langkah perlindungan lahan secara hukum, maka ancaman krisis pangan itu bukan isapan jempol. Kaltim bisa saja tergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar,” tegasnya.

    Sarkowi juga menyoroti lemahnya sistem data pertanian yang seharusnya menjadi dasar dalam perencanaan produksi pangan. Ia meminta pemerintah daerah segera mengaudit kembali ketersediaan lahan pertanian yang masih aktif dan memproyeksikan kebutuhan lahan ke depan.

    “Kita butuh data yang presisi. Jangan hanya bicara target, tapi lahan realnya kita tidak tahu. Harus dihitung, berapa hektare dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan pangan di Kaltim secara mandiri,” jelasnya.

    Sebagai solusi, ia mendorong pemerintah mencetak sawah baru di titik-titik strategis, sambil menyusun kebijakan perlindungan lahan pertanian abadi. Menurutnya, langkah tersebut jauh lebih penting daripada terus memperluas sektor ekstraktif.

    “Kita jangan hanya melihat keuntungan jangka pendek. Kalau semua habis untuk tambang dan sawit, generasi mendatang mau makan apa? Sekarang waktunya kita bertindak, sebelum semuanya terlambat,” pungkasnya.

    Tanpa kebijakan perlindungan lahan yang jelas dan implementasi data pertanian yang akurat, keberlanjutan ketahanan pangan Kaltim bisa terancam serius. Sarkowi menegaskan pentingnya tindakan segera—khususnya dalam menetapkan lahan pertanian abadi dan pembukaan sawah baru—sebagai fondasi bagi strategi pangan berkelanjutan di masa depan. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur kaltim
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Hadapi Tantangan Lingkungan IKN, Universitas Mulawarman Dorong Kolaborasi Tata Kelola Sampah Berkelanjutan

    Februari 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.