Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Sebanyak 79 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menjalani proses verifikasi dan validasi setelah pembangunan fisiknya rampung.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza, mengatakan hasil pemeriksaan tersebut akan ditinjau kembali oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Verifikasi dilakukan di tengah pembangunan KDKMP yang masih berlangsung di sejumlah titik. Dari total 237 titik yang direncanakan, sebanyak 142 titik telah terbangun dan sekitar 110 di antaranya rampung secara fisik.
“Dari total 237 KDKMP, yang sudah terbangun ada 142. Dari 142 itu, yang sudah mencapai 100 persen secara fisik sekitar 110 titik, kalau tidak salah,” ujar Reza di Tenggarong, Senin (12/10/2026).
Meski bangunan telah selesai, gerai belum bisa langsung beroperasi. Sejumlah perlengkapan usaha dan fasilitas pendukung masih harus dipenuhi sebelum bangunan digunakan sesuai peruntukannya.
Reza menjelaskan, distribusi etalase menjadi salah satu kebutuhan yang mulai dipenuhi. Namun, pengirimannya masih bertahap. Dari sekitar 450 etalase yang tersedia, informasi terakhir yang diterimanya menyebutkan baru 18 unit yang datang.
Selain etalase, fasilitas lain yang perlu disiapkan mencakup meja pasien, ruang tunggu, dan pendingin ruangan untuk klinik. Koperasi juga membutuhkan kendaraan operasional, seperti truk dan kendaraan roda tiga.
Dinas Koperasi dan UKM Kukar menargetkan pemenuhan sarana dan prasarana untuk bangunan yang telah rampung secara fisik dapat dilakukan tahun ini. Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, gerai ditargetkan mulai beroperasi.
“Targetnya, tahun ini bangunan yang sudah selesai 100 persen secara fisik akan dilengkapi sarana dan prasarananya. Setelah itu, baru dioperasionalkan,” kata Reza. (HB/ADV)

