Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Proyek Jembatan Kembar Dimulai, Makmur HAPK Optimis Lonjakan Wisatawan
    Advertorial

    Proyek Jembatan Kembar Dimulai, Makmur HAPK Optimis Lonjakan Wisatawan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 24, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Makmur HAPK. (Eby)

    Halonusantara.id, Samarinda – Upaya membuka keterisolasian wilayah pesisir Kalimantan Timur kembali mendapat angin segar. Pembangunan jembatan kembar yang menghubungkan Kampung Teluk Sumbang di Kecamatan Biduk-Biduk, Berau, dengan Kecamatan Sandaran, Kutai Timur, resmi dimulai dan diproyeksikan menjadi penggerak utama pertumbuhan kawasan timur Kaltim.

    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Makmur HAPK, menyebut keberadaan jembatan tersebut bakal memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi arus wisatawan ke destinasi unggulan di Berau.

    Menurut Makmur, selama ini masyarakat di kawasan Biduk-Biduk masih sangat tergantung pada moda transportasi sungai untuk keluar masuk wilayah mereka. Hal ini kerap menjadi kendala dalam distribusi hasil laut dan akses wisatawan menuju sejumlah pulau eksotis yang dimiliki Berau.

    “Selama ini masyarakat masih menggunakan perahu atau kapal kecil untuk mobilitas. Kalau jembatan kembar ini selesai, tentu akan memudahkan akses dan meningkatkan kenyamanan pengunjung maupun warga yang beraktivitas keluar daerah,” ujar Makmur.

    Makmur juga menyebut bahwa potensi laut dari kawasan Biduk-Biduk sangat besar dan menjadi penopang bagi kebutuhan pasar di Samarinda.

    “Kalau kita ke Pasar Segiri atau Selili, coba tanya asal-usul hasil lautnya. Banyak yang ternyata berasal dari Berau. Artinya, daerah ini punya kontribusi nyata, tapi infrastruktur dasar belum sepenuhnya mendukung,” imbuhnya.

    Ia juga menyoroti keterlambatan realisasi proyek tersebut, yang seharusnya bisa lebih awal dijalankan untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. Namun, setelah melewati sejumlah hambatan teknis dan administratif, proyek strategis ini akhirnya berjalan dengan sokongan Pemerintah Pusat, dan ditargetkan selesai akhir 2025.

    “Kalau pembangunannya selesai tepat waktu, saya yakin lonjakan kunjungan wisatawan akan lebih signifikan. Sekarang saja, dengan kondisi jalan dan akses seadanya, kendaraan wisata terus datang. Per menit, selalu ada yang melintas ke arah destinasi wisata,” tuturnya.

    Makmur optimistis, kehadiran jembatan ini akan menjadi titik balik bagi geliat ekonomi lokal, khususnya sektor pariwisata dan perikanan.

    “Konektivitas adalah kunci. Ketika jalan terbuka, semua sektor akan ikut bergerak,” tutupnya (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Antisipasi Kekosongan Jabatan, Pemkab Kukar Kebut Pemetaan Pegawai

    September 19, 2026

    APBD Terbatas, Dispar Kukar Cari Pola Baru Dukung Komunitas Kreatif

    September 19, 2026

    Pemkab Kukar Minta Desa Perkuat Intervensi Stunting dari Tingkat Masyarakat

    September 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,006 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.