Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Warga Loa Tebu Keluhkan Akses Jalan dan Usul Pembangunan Pelabuhan, DPRD Kukar akan Cek Status Lahan
    Advertorial

    Warga Loa Tebu Keluhkan Akses Jalan dan Usul Pembangunan Pelabuhan, DPRD Kukar akan Cek Status Lahan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraAgustus 9, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akhmad Akbar Haka. (Hf)

    Halonusantara.id, KUKAR – Warga Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, menyampaikan keluhan serius terkait akses jalan dan transportasi saat reses anggota DPRD Kukar.

    Sejumlah jalur yang berada di ujung Loa Tebu, menjadi sorotan utama. Kondisi jalannya dinilai perlu perbaikan, namun status lahannya yang dimiliki perusahaan membuat pembangunan menggunakan APBD rawan melanggar aturan.

    Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akbar Haka, mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pihak kelurahan dan dinas perhubungan untuk memastikan status lahan tersebut.

    “Kami perlu pastikan apakah sudah punya dasar hukum untuk dibangunkan jalan atau belum. Kalau statusnya masih milik perusahaan, masuk ke APBD bisa melanggar aturan,” jelas Akbar, Sabtu (9/8/2025).

    Selain soal jalan, warga juga mengusulkan pembangunan pelabuhan di ujung Loa Tebu. Usulan ini muncul karena letak strategisnya yang dapat mempersingkat waktu tempuh menuju Samarinda.

    Jika ada pelabuhan, perjalanan ke Samarinda bisa ditempuh kurang dari setengah jam lewat jalur Tanjung Batu, dibanding harus menempuh perjalanan darat sekitar 1,5 jam melalui jalan umum.

    Legislator dari fraksi PDI-P menyebut aspirasi ini cukup masuk akal mengingat mobilitas warga yang tinggi menuju Samarinda untuk bekerja, berdagang, atau mengurus keperluan lainnya.

    “Pelabuhan di ujung Loa Tebu bisa menjadi solusi akses cepat, sekaligus mengurangi beban lalu lintas di jalur darat,” tambahnya.

    Tak hanya itu, warga juga menyampaikan keluhan soal penerangan jalan. Minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU) di beberapa titik membuat perjalanan malam hari terasa rawan.

    Akbar menilai, meskipun LPJU relatif lebih mudah direalisasikan dibanding proyek jalan atau pelabuhan, namun tetap memerlukan koordinasi lintas instansi.

    DPRD Kukar berencana menindaklanjuti masukan ini dengan mengundang pihak terkait, termasuk perusahaan pemilik jalan, untuk mencari solusi bersama.

    Akbar menegaskan, aspirasi masyarakat Loa Tebu akan dibawa ke pembahasan internal DPRD. Ia berharap, setidaknya ada progres soal kejelasan status lahan jalan dan kajian teknis pembangunan pelabuhan pada tahun depan.

    “Jangan sampai aspirasi warga ini hilang begitu saja, apalagi menyangkut akses vital,” pungkasnya.(Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.