Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda Desak Pertamina Atasi Antrean Panjang di Sejumlah SPBU
    Advertorial

    DPRD Samarinda Desak Pertamina Atasi Antrean Panjang di Sejumlah SPBU

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 22, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda– Perubahan pola konsumsi masyarakat setelah kenaikan harga Pertamax dinilai turut memperbesar tekanan terhadap ketersediaan Pertalite di sejumlah SPBU Kota Samarinda. Kondisi tersebut terlihat dari antrean kendaraan yang semakin panjang dalam beberapa waktu terakhir.

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong sebagian pengguna beralih ke bahan bakar bersubsidi. Pergeseran tersebut kemudian membuat permintaan terhadap Pertalite meningkat, sementara kuotanya tetap mengikuti alokasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

    “Banyak masyarakat yang sebelumnya menggunakan Pertamax kini beralih ke Pertalite karena pertimbangan harga. Namun, kuota Pertalite tidak ikut bertambah karena sudah ditetapkan secara nasional,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

    Menurut Novan, ketidakseimbangan antara peningkatan permintaan dan kuota yang tersedia berpotensi membuat antrean semakin sulit diurai. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut bukan hanya menyulitkan masyarakat yang hendak mengisi BBM, tetapi juga berpotensi mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU.

    Ia mengatakan pemerintah daerah pada dasarnya tidak memiliki kewenangan dalam menentukan kuota maupun distribusi BBM. Pengelolaan tersebut merupakan kewenangan Pertamina. Meski demikian, Pemkot Samarinda dapat membantu menjaga situasi di lapangan agar antrean kendaraan tidak berkembang menjadi persoalan lalu lintas.

    “Pengaturan distribusi BBM merupakan kewenangan Pertamina. Pemerintah daerah sifatnya membantu agar kondisi di lapangan tetap tertib,” katanya.

    Novan menilai persoalan antrean BBM perlu dilihat sebagai bagian dari kebutuhan mobilitas masyarakat. Sebab, kendaraan yang tertahan terlalu lama di SPBU dapat menghambat perjalanan warga, distribusi barang, hingga aktivitas usaha.

    “Kalau antrean terus terjadi, dampaknya cukup luas. Selain menimbulkan kemacetan, aktivitas ekonomi masyarakat juga bisa ikut terganggu. Karena itu perlu langkah cepat untuk mengatasinya,” jelasnya.

    Untuk itu, DPRD Samarinda mendorong adanya koordinasi lebih intensif antara Pertamina dan Pemkot Samarinda. Evaluasi kondisi distribusi di lapangan dinilai penting untuk mengetahui titik-titik yang mengalami antrean paling parah sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat.

    Novan berharap persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian pelayanan BBM agar mobilitas sehari-hari tetap berjalan tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU.

    “Kami berharap Pertamina bersama pemerintah daerah segera mengevaluasi kondisi ini dan mencari solusi yang tepat. Jangan sampai antrean BBM menjadi persoalan rutin yang terus mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Cegah Salah Sasaran, Sri Puji Desak Data Bansos Rutin Diperbarui

    Juli 22, 2026

    Banyak Kios Tak Terpakai, DPRD Minta Pemkot Evaluasi Pengelolaan Pasar Pagi

    Juli 22, 2026

    Sri Puji Astuti Dukung Hukuman Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Seksual Berat

    Juli 22, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,024 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.