Halonusantara.id, KUKAR – Rencana pembangunan bioskop pertama di Tenggarong tak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hiburan masyarakat, tetapi juga diharapkan memberi kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutai Kartanegara (Kukar).
Wakil Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, menyebut kehadiran bioskop bisa menjadi peluang baru bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan dari sektor hiburan. Menurutnya, fasilitas tersebut berpotensi mendukung perekonomian daerah secara lebih luas.
“Harapannya, dengan penambahan fasilitas ini, Tenggarong semakin diminati wisatawan dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucap Rasid, Rabu (20/8/2025).
Ia menjelaskan, PAD tidak hanya bergantung pada pajak dan retribusi tradisional, melainkan juga bisa diperkuat lewat sektor jasa dan hiburan. Bioskop dinilai sebagai salah satu alternatif yang menjanjikan di kota yang tengah berkembang.
Menurut Rasid, pembangunan bioskop akan membawa efek ganda. Selain meningkatkan aktivitas masyarakat lokal, fasilitas ini juga bisa menarik investasi dari pihak swasta, membuka lapangan kerja, serta mendorong perputaran uang di Tenggarong.
“Jika dikelola dengan baik, bioskop bukan hanya fasilitas hiburan, tapi juga bisa menjadi instrumen ekonomi daerah. Pemerintah perlu serius melihat peluang ini,” tambahnya.
DPRD Kukar menyatakan siap memberikan dukungan, terutama dalam aspek regulasi dan kebijakan anggaran, agar rencana pembangunan bioskop bisa terealisasi sesuai target.
Rasid menilai, keberadaan bioskop akan semakin memperkuat posisi Tenggarong sebagai pusat kegiatan masyarakat sekaligus kota yang mampu menghadirkan fasilitas modern. Hal ini akan membuat kota tersebut lebih kompetitif di tengah perkembangan daerah lain.
“Pada akhirnya, yang kita dorong adalah manfaat ganda: masyarakat terlayani dari sisi hiburan, dan pemerintah daerah mendapatkan tambahan pemasukan untuk pembangunan,” tutup Rasid. (Hf/Adv)

