Penulis: Halo Nusantara

Halonusantara.id, Samarinda – Tingginya antusiasme publik terhadap konser dan event besar di Gelora Kadrie Oening membuat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim memperketat kebijakan. Mulai sekarang, setiap kegiatan yang ingin digelar di kompleks olahraga itu wajib melewati tahapan perizinan yang lebih selektif dan ketat, terutama dari sisi keamanan dan manajemen risiko. Langkah ini diambil menyusul tingginya antusiasme publik dalam menghadiri konser dan kegiatan berskala besar yang digelar di sana. Demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung, setiap penyelenggara acara wajib memenuhi sejumlah syarat teknis tambahan sebelum izin diberikan. “Sekarang kami tidak hanya menilai kelengkapan rundown acara. Aspek keamanan dan manajemen risiko menjadi pertimbangan utama,” ujar…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) segera membuka proses seleksi terbuka untuk mengisi lima jabatan tinggi pratama yang selama ini masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dan mempercepat kinerja pelayanan publik di tingkat strategis. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyampaikan bahwa pengisian jabatan tersebut akan dilakukan melalui mekanisme open bidding, yang dirancang untuk menjamin keterbukaan dan akuntabilitas dalam proses rekrutmen pejabat eselon II. “Targetnya, tahapan seleksi sudah mulai berjalan bulan depan. Kami ingin pastikan proses ini terbuka dan menjaring kandidat terbaik,” ujar Rudy, Selasa (27/5/2025). Lima…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menaruh perhatian serius terhadap potensi Sungai Mahakam sebagai pusat aktivitas wisata malam. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengungkapkan keinginannya menjadikan Mahakam lebih dari sekadar jalur transportasi barang, melainkan juga sebagai ruang publik yang dapat menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Menurut Rudy, Mahakam memiliki karakteristik unik yang jika ditata dengan tepat, dapat disulap menjadi ikon wisata baru di wilayah perkotaan. Kondisi aliran sungai yang relatif tenang pada malam hari menjadi peluang untuk mengembangkan konsep wisata air yang lebih berorientasi pada hiburan dan budaya lokal. “Mahakam ini punya pesona yang luar biasa. Kalau dimanfaatkan…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan keprihatinannya atas penggunaan lambang resmi pemerintah daerah dalam sebuah kegiatan yang tidak pernah mendapat restu atau izin dari instansi terkait. Kegiatan tersebut diketahui menjalin kerja sama dengan pihak penyedia layanan pinjaman daring (pinjol), sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa lambang pemerintah tidak boleh digunakan sembarangan, apalagi dalam konteks yang menyentuh sektor krusial seperti pinjaman keuangan digital. Ia menyebut penggunaan tanpa izin tersebut merupakan bentuk pelanggaran etika administratif yang harus ditindaklanjuti secara serius. “Simbol pemerintah memiliki nilai representatif yang tidak bisa dipakai seenaknya. Ini bukan…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda – Wacana penerapan jam malam bagi pelajar kembali mencuat di Kota Tepian. Usulan ini datang dari anggota DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, yang prihatin dengan maraknya aktivitas remaja hingga larut malam di luar rumah. Bukan hanya soal waktu, fenomena ini dianggap berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial, mulai dari kenakalan remaja hingga pelanggaran hukum. Dalam keterangannya, Novan menilai fenomena pelajar yang kerap terlihat nongkrong hingga malam hari, terutama di pusat-pusat keramaian dan warung kopi, bukan sekadar kebiasaan biasa. Hal ini menurutnya mengindikasikan lemahnya kontrol lingkungan terhadap generasi muda. “Belum sampai ke tahap penerapan karena memang belum bisa…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda – Masalah keterbatasan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) kembali menjadi sorotan di Kota Samarinda. Kondisi ini terutama dirasakan di beberapa kawasan pinggiran seperti Kecamatan Palaran dan Sanga-Sanga, yang hingga kini masih mengalami kekurangan lampu jalan secara signifikan. Minimnya penerangan tidak hanya mengganggu kenyamanan warga dalam beraktivitas malam hari, tetapi juga memicu kekhawatiran atas potensi meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas serta tindak kriminal. Jalanan yang gelap dinilai sangat rawan, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki. Merespons kondisi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mendorong Pemerintah Kota agar segera merealisasikan program pemasangan LPJU secara…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda – Proyek revitalisasi Pasar Pagi Samarinda memasuki tahap krusial. Meski pembangunan fisik nyaris rampung, ribuan pedagang masih belum mendapat kejelasan soal lokasi berjualan mereka. DPRD Kota Samarinda menilai, proses relokasi perlu dipercepat agar aktivitas ekonomi bisa segera pulih. Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan bahwa beberapa fasilitas penting seperti eskalator, lift, dan pembagian area dagang masih belum tuntas. Ia mendorong pihak terkait untuk segera menuntaskan pekerjaan ini dan memberikan kejelasan kepada para pedagang. “Secara fisik, bangunan memang hampir selesai, tetapi fasilitas seperti eskalator, lift, dan pemisahan area pedagang masih dalam tahap penyelesaian. Hal yang lebih…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda – Komisi I DPRD Kaltim menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan penyerobotan lahan oleh PT. Multi Harapan Utama (MHU) terhadap lahan milik warga di Desa Jongkang Dalam, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Lantai I Gedung E Kantor DPRD Kaltim pada Senin (26/5/2025). Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Agus Suwandi sebut meskipun lahan tersebut secara legal dimiliki oleh PT MHU, keberadaan kelompok tani yang telah lama menggarap lahan tersebut perlu diperhatikan. Ia menegaskan bahwa penyelesaian tidak cukup hanya berdasarkan legalitas semata, tetapi juga harus mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan. “Kita selesaikan secara…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda – Permasalahan konflik lahan antara perusahaan tambang dan perkebunan sawit masih menjadi momok di Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kaltim, Didik Agung Eko Wahono, menilai kondisi ini tak lepas dari sistem regulasi yang terlalu tersentralisasi, sehingga membatasi peran pemerintah daerah dalam pengawasan dan penyelesaian sengketa. “Berkali-kali kita bahas soal pertanahan, tapi tetap saja terjadi tumpang tindih. Ini bukan semata kelemahan kita di daerah, tapi sejak keluarnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, hampir semua kewenangan ditarik ke pusat,” ungkapnya. Didik menjelaskan, sejak diberlakukannya UU tersebut, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota tak lagi memiliki kendali penuh terhadap persoalan pertanahan, terutama terkait aktivitas…

Read More

Halonusantara.id, Samarinda – Di tengah geliat pembangunan Kalimantan Timur yang kian pesat, muncul kekhawatiran serius terkait pengelolaan aset daerah yang dinilai amburadul. Masalah lama ini kembali mencuat dan menjadi sorotan wakil rakyat di DPRD Kaltim. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menyoroti minimnya pembaruan dalam regulasi pengelolaan aset. Ia menilai aturan yang digunakan saat ini sudah ketinggalan zaman dan tidak mampu menjawab tantangan tata kelola pemerintahan modern. “Perda aset kita ini masih belum ada pembaruan. Kita masih menggunakan Perda yang lama,” ujar Sapto. Kondisi ini, menurut Sapto, tak sekadar menunjukkan lemahnya administrasi, melainkan juga mencerminkan rendahnya transparansi…

Read More